Khusus topic TRAVEL masih menggunakan Bahasa Inggris gunakan tool disamping untuk Menterjemahkan halaman tersebut.

Cave Tubing Goa Pindul

Friday, August 31, 2012

A story from our frends ...
it's indonesia language . u can use tool google for translate , Thank you .



 Waaahhh…. lama juga ya saya tidak menjenguk blog saya ini :( Yah.. mohon dimaklumi karena banyak kerjaan yang menumpuk.
Oke.. di awal bulan februari ini, saya akan sedikit mengekspos salah satu wisata adventure yang ada di kabupaten Gunungkidul. Terletak di desa Bejiharjo, Goa Pindul ini seringkali dijadikan tempat wisata petualangan yang sekaligus sedikit memacu adrenalin. Karena kita akan di bawa oleh si pemandu wisata menyusuri sungai yang ada di dalam goa ini.
Tidak diperlukan persiapan khusus untuk melakukan cave tubing di Gua Pindul. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah ban pelampung, life vest, serta head lamp yang semuanya sudah disediakan oleh pengelola. Aliran sungai yang sangat tenang menjadikan aktivitas ini aman dilakukan oleh siapapun, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Waktu terbaik untuk cave tubing di Gua Pindul adalah pagi hari sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB. Selain karena airnya tidak terlalu dingin, jika cuaca sedang cerah pada jam-jam tersebut akan muncul cahaya surga yang berasal dari sinar matahari yang menerobos masuk melewati celah besar di atap gua.

Sambil merasakan dinginnya air sungai yang membelai tubuh di tengah gua yang minim pencahayaan, seorang pemandu bercerita tentang asal-usul penamaan Gua Pindul. Menurut legenda yang dipercayai masyarakat dan dikisahkan turun temurun, nama Gua Pindul dan gua-gua lain yang ada di Bejiharjo tak bisa dipisahkan dari cerita pengembaraan Joko Singlulung mencari ayahnya. Setelah menjelajahi hutan lebat, gunung, dan sungai, Joko Singlulung pun memasuki gua-gua yang ada di Bejiharjo. Saat masuk ke salah satu gua mendadak Joko Singlulung terbentur batu, sehingga gua tersebut dinamakan Gua Pindul yang berasal dari kata pipi gebendul.


Selain menceritakan tentang legenda Gua Pindul, pemandu pun akan menjelaskan ornamen yang ditemui di sepanjang pengarungan. Di gua ini terdapat beberapa ornamen cantik seperti batu kristal, moonmilk, serta stalaktit dan stalagmit yang indah. Sebuah pilar raksasa yang terbentuk dari proses pertemuan stalaktit dan stalagmit yang usianya mencapai ribuan tahun menghadang di depan. Di beberapa bagian atap gua juga terdapat lukisan alami yang diciptakan oleh kelelawar penghuni gua. Di tengah gua terdapat satu tempat yang menyerupai kolam besar dan biasanya dijadikan tempat beristirahat sejenak sehingga wisatawan dapat berenang atau terjun dari ketinggian.
Untuk tarif masuk wisata ini sangatlah terjangkau cukup Rp 25.000,- (untuk 5 orang). Bagaimana?? Tertarik berwisata dengan nuansa adventure?.. :roll:Silahkan datang dan rasakan asyiknya berpetualang :D
Thank you for visited Us, Leave your Comment and Don't Forget to Share :) *Nakarasido Hita*
from
US$ 133
one night

Location: Bali, Indonesia
Customer Satisfaction 79 %

Hard Rock Hotel Bali is perfectly situated in the Kuta-Legian district of Bali, near major shopping...
More Information

New Articles